Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2026

Sering Diinjak dan Dibuang, Biji Ketapang di Surabaya Ternyata Punya Potensi yang Mengejutkan!

Sering Diinjak dan Dibuang, Biji Ketapang di Surabaya Ternyata Punya Potensi yang Mengejutkan!

SURABAYA — Biji ketapang yang sering ditemukan berserakan di tepi jalan dan dianggap sebagai sampah organik ternyata menyimpan potensi yang menarik untuk diteliti. Dua siswi SMP Al Falah Surabaya, Falia Khasnaulaya Rammadha dan Neysa Tania Husamadiha, mengembangkan penelitian untuk mengolah biji ketapang (Terminalia catappa) menjadi minyak nabati alternatif. Penelitian ini berangkat dari keinginan memanfaatkan bahan alam yang selama ini kurang diperhatikan, sekaligus mencari peluang sumber minyak selain kelapa sawit. Karya mereka masuk dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 pada subbidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Penelitian tersebut dilakukan melalui proses ekstraksi dan destilasi di laboratorium sekolah dengan pendampingan guru pembimbing, Ustazah Saniya dan Ustazah Palupi Indriyati. Biji ketapang dikumpulkan dari petani lokal, kemudian dihaluskan sebelum diproses menggunakan alat ekstraksi Soxhlet dengan bantuan pelarut alkohol. Tahap pemanasan selanjutnya digunakan untuk memisahkan pelarut dari minyak yang diperoleh. Proses ini menunjukkan bahwa penelitian ilmiah tidak selalu harus dimulai dari bahan mahal atau teknologi rumit, tetapi bisa berangkat dari sumber daya yang mudah dijumpai di sekitar masyarakat.

Meski berhasil menghasilkan sampel minyak, penelitian kedua siswi tersebut masih berada pada tahap laboratorium. Jumlah minyak yang dihasilkan masih terbatas dan belum diuji untuk digunakan menggoreng makanan. Karena itu, minyak biji ketapang belum dapat dinyatakan aman sebagai minyak konsumsi atau langsung menggantikan minyak sawit yang beredar di pasaran. Masih diperlukan pengujian lebih lanjut terhadap kualitas, keamanan pangan, titik asap, stabilitas penyimpanan, serta kemungkinan produksinya dalam skala lebih besar. Pihak sekolah berharap penelitian tersebut dapat terus dikembangkan agar potensi biji ketapang bisa dimanfaatkan secara lebih luas.

Karya Falia dan Neysa menjadi contoh bahwa rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap lingkungan dapat melahirkan ide penelitian yang bermanfaat. Bahan yang selama ini kurang dilirik ternyata bisa menjadi objek eksplorasi ilmiah, asalkan diteliti dengan metode yang tepat dan diuji secara bertanggung jawab. Ke depan, hasil penelitian ini masih membutuhkan proses panjang sebelum bisa diterapkan secara komersial. Namun, langkah awal tersebut sudah membuka pertanyaan menarik: berapa banyak bahan alam di sekitar kita yang selama ini terbuang, padahal berpotensi dikembangkan melalui penelitian dan inovasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026

CUAN.AI Antar Mahasiswa ITPLN Raih Juara 2 Nasional, Bukti AI Mendorong Inovasi Kampus

CUAN.AI Antar Mahasiswa ITPLN Raih Juara 2 Nasional, Bukti AI Mendorong Inovasi Kampus

Inovasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin berkembang di lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut terlihat dari prestasi tim mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) yang berhasil meraih Juara 2 tingkat nasional melalui inovasi CUAN.AI dalam sebuah kompetisi teknologi. Pencapaian ini menjadi salah satu contoh bagaimana mahasiswa memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan solusi berbasis AI.

CUAN.AI menjadi bagian dari karya mahasiswa yang menggabungkan kemampuan teknologi dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan inovasi berbasis AI juga menunjukkan bahwa lingkungan kampus dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam pemrograman, pengolahan data, serta pengembangan solusi digital. Kompetisi seperti ini turut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji ide dan kemampuan mereka di tingkat nasional.

Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan semakin pentingnya pembelajaran teknologi di perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan melalui proyek dan inovasi yang memiliki manfaat praktis. Penguasaan AI, pemrograman, analisis data, dan teknologi digital dapat menjadi bagian dari kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Keberhasilan tim mahasiswa ITPLN melalui CUAN.AI juga dapat menjadi dorongan bagi perguruan tinggi untuk terus menyediakan ruang bagi pengembangan inovasi digital. Dengan dukungan pembelajaran, fasilitas, dan ekosistem teknologi yang memadai, mahasiswa dapat mengembangkan berbagai gagasan menjadi karya yang kompetitif. Perkembangan teknologi seharusnya berjalan seiring dengan pendidikan agar generasi muda semakin siap menghadapi kebutuhan era digital.

Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027/2028, Ini Persiapannya

Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027/2028, Ini Persiapannya

Kebijakan pendidikan mengenai Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD akan diterapkan pada tahun ajaran 2027/2028. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk membangun kemampuan bahasa asing siswa sejak dini. (Antara News)

Penerapan ini merupakan bagian dari proses transisi yang telah diatur dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. Sebelumnya, Bahasa Inggris di jenjang SD masih menjadi mata pelajaran pilihan yang dapat diselenggarakan berdasarkan kesiapan sekolah hingga tahun ajaran 2026/2027. Mulai 2027/2028, statusnya berubah menjadi mata pelajaran wajib. (Sindara)

Untuk mendukung penerapannya, kesiapan guru menjadi salah satu perhatian utama. Kemendikdasmen telah menjalankan program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) untuk membantu guru meningkatkan kemampuan mengajarkan Bahasa Inggris di tingkat SD. Pembelajaran juga diarahkan menggunakan pendekatan komunikatif dan menyenangkan agar siswa lebih percaya diri menggunakan bahasa asing. (Gurudikdas)

Dengan kebijakan tersebut, siswa kelas 3 SD nantinya akan mulai mendapatkan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bagian dari mata pelajaran wajib. Implementasinya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua agar pembelajaran dapat berlangsung sesuai tahap perkembangan anak serta memberikan dasar komunikasi Bahasa Inggris yang baik sejak pendidikan dasar. (Kemendikdasmen)

Jumat, 25 September 2026

Kemendikdasmen Buka Pelatihan Guru Bidang STEM dan AI

Kemendikdasmen Buka Pelatihan Guru Bidang STEM dan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka program pelatihan teknis bagi guru dan tenaga kependidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta kecerdasan artifisial (AI). Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik agar semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran di era digital.

Program pelatihan tersebut merupakan kolaborasi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen dengan LPDP dan bekerja sama dengan Flinders University. Pendaftaran dibuka pada 22 hingga 30 September 2026. Untuk bidang AI, program menyasar guru SMA, SMK, dan SLB, sedangkan bidang STEM ditujukan antara lain bagi guru yang mengampu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, IPA, serta rumpun Informatika atau Komputer.

Materi pelatihan AI dirancang untuk membantu guru mengintegrasikan koding, berpikir komputasional, dan kecerdasan artifisial ke dalam pembelajaran. Program juga menekankan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, etika penggunaan AI, perlindungan data, serta pemanfaatan teknologi sebagai alat bantu belajar, bukan pengganti proses berpikir siswa.

Kemendikdasmen sebelumnya juga memperluas akses pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial melalui program Pelatihan Mandiri dan Diklat Bauran. Penguatan kompetensi guru diharapkan dapat membantu pendidik menerapkan teknologi secara lebih tepat di kelas sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.

Senin, 21 September 2026

Program STEM Nasional Dorong Pembelajaran Sains dan Teknologi di Indonesia

Program STEM Nasional Dorong Pembelajaran Sains dan Teknologi di Indonesia

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong penguatan pembelajaran berbasis sains dan teknologi melalui Program STEM Nasional. Program ini mencakup empat bidang utama, yakni Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta didik dalam memahami konsep sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan STEM menempatkan siswa tidak hanya sebagai penerima materi pembelajaran, tetapi juga sebagai peserta aktif dalam proses menemukan solusi. Melalui kegiatan yang melibatkan eksperimen, pemecahan masalah, perancangan, dan penerapan teknologi, pembelajaran diharapkan menjadi lebih kreatif, kontekstual, dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.

Penerapan STEM juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan kegiatan belajar yang menghubungkan konsep sains, matematika, teknologi, dan rekayasa dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar siswa.

Dengan penguatan Program STEM Nasional, pembelajaran di sekolah diharapkan dapat mendorong rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan memecahkan masalah. Penguasaan sains dan teknologi sejak pendidikan dasar dan menengah menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun generasi yang mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Senin, 14 September 2026

Indonesia-Bulgaria Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Peluang Pertukaran Mahasiswa dan Beasiswa Terbuka

Indonesia-Bulgaria Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Peluang Pertukaran Mahasiswa dan Beasiswa Terbuka

Hubungan Indonesia dan Bulgaria memasuki momentum penting menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 20 September 2026. Pada Senin (14/9/2026), Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria, Alexander Poulev, di Kompleks Parlemen, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang penguatan hubungan bilateral, termasuk di bidang pendidikan dan kepemudaan. (Antara News)

Dalam sektor pendidikan, Puan mendorong peningkatan kerja sama melalui pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, pengembangan kapasitas kepemudaan, serta pemberian beasiswa. Menurutnya, hubungan antarmasyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral. Kerja sama pendidikan juga dinilai dapat membuka ruang bagi generasi muda Indonesia dan Bulgaria untuk saling mengenal budaya, meningkatkan kemampuan akademik, serta memperluas pengalaman internasional. (Antara News)

Peluang tersebut semakin menarik karena Bahasa Indonesia telah diperkenalkan dan diajarkan di University of Sofia. Puan mengapresiasi langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan pendidikan dan kebudayaan kedua negara. Selain itu, keberadaan Indonesian Permanent Heritage Collection di Galeri Nasional Bulgaria sejak 2019 turut menjadi salah satu bentuk pengenalan budaya Indonesia kepada masyarakat Bulgaria. (Antara News)

Kerja sama pendidikan Indonesia-Bulgaria juga dapat menjadi peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik lintas negara. Meski demikian, pembahasan mengenai beasiswa dan pertukaran mahasiswa yang disampaikan dalam pertemuan tersebut merupakan dorongan untuk memperluas kerja sama, bukan pengumuman program beasiswa baru atau pendaftaran pertukaran mahasiswa tertentu. Karena itu, calon peserta tetap perlu menunggu informasi resmi mengenai program, persyaratan, jadwal, dan mekanisme pendaftaran dari lembaga terkait.

Penguatan kerja sama pendidikan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari hubungan Indonesia-Bulgaria yang semakin luas. Selain pendidikan, kedua negara juga membahas kepemudaan, olahraga, kebudayaan, pariwisata, ketenagakerjaan, serta hubungan ekonomi. Dengan momentum 70 tahun hubungan diplomatik, peningkatan interaksi antarmasyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, terutama bagi generasi muda yang ingin memperluas pengalaman dan jejaring internasional. (https://www.metrotvnews.com)

Sabtu, 12 September 2026

Kemendikdasmen Perkuat Kualitas Calon Guru melalui Program PPL

Kemendikdasmen Perkuat Kualitas Calon Guru melalui Program PPL

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kualitas calon guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), salah satunya dengan meningkatkan kualitas Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Program ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan profesi karena memberikan kesempatan kepada calon guru untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan sekolah.

Melalui PPG bagi Calon Guru, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, tetapi juga mengikuti praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan. Kemendikdasmen menempatkan PPL sebagai bagian yang relevan dalam membangun kompetensi calon guru agar lebih siap menghadapi kondisi pembelajaran yang sebenarnya.

Pada 2026, PPG bagi Calon Guru juga terus berjalan melalui berbagai tahapan seleksi. Kemendikdasmen membuka program tersebut bagi lulusan sarjana, sarjana terapan, maupun Diploma IV dari bidang pendidikan maupun nonkependidikan. Peserta yang mengikuti program diharapkan dapat memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sebagai bekal menjadi pendidik.

Penguatan kualitas calon guru menjadi langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dengan pengalaman praktik yang lebih terarah dan pendampingan yang baik, calon guru diharapkan tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memahami kebutuhan peserta didik serta menciptakan proses belajar yang berkualitas.

Jumat, 11 September 2026

Mengenal Jurusan Kuliah yang Banyak Diminati di Tengah Perkembangan Dunia Kerja

Mengenal Jurusan Kuliah yang Banyak Diminati di Tengah Perkembangan Dunia Kerja

Memilih jurusan kuliah menjadi salah satu keputusan penting bagi calon mahasiswa. Selain mempertimbangkan minat dan kemampuan, banyak calon mahasiswa kini melihat perkembangan dunia kerja serta kebutuhan industri sebelum menentukan program studi. Perubahan teknologi dan perkembangan ekonomi turut membuat beberapa bidang pendidikan semakin banyak diminati.

Salah satu bidang yang banyak menarik perhatian adalah Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. Perkembangan kecerdasan buatan, keamanan siber, aplikasi digital, dan transformasi digital membuat kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang teknologi terus berkembang. Jurusan seperti Informatika, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi menjadi pilihan bagi mahasiswa yang tertarik dengan teknologi dan dunia digital.

Selain teknologi, Manajemen dan Bisnis juga menjadi pilihan populer. Program studi ini mempelajari berbagai aspek pengelolaan organisasi, keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, hingga strategi bisnis. Pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk berbagai bidang pekerjaan maupun menjadi bekal bagi mahasiswa yang ingin membangun usaha sendiri.

Bidang Kesehatan juga tetap menjadi pilihan yang banyak diminati. Program studi seperti Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, dan bidang kesehatan lainnya memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Perkembangan layanan kesehatan serta meningkatnya perhatian terhadap kualitas hidup turut membuat bidang ini tetap relevan untuk dipelajari.

Meski demikian, memilih jurusan kuliah sebaiknya tidak hanya berdasarkan popularitas. Calon mahasiswa perlu mempertimbangkan minat, kemampuan akademik, tujuan karier, biaya pendidikan, serta peluang pengembangan kompetensi setelah lulus. Dengan memilih jurusan yang sesuai dengan potensi dan rencana masa depan, perjalanan perkuliahan dapat menjadi lebih terarah sekaligus memberikan bekal untuk menghadapi perubahan dunia kerja.

Rabu, 12 Agustus 2026

Prospek Lulusan Magister Kesehatan Masyarakat

Prospek Lulusan Magister Kesehatan Masyarakat

Memiliki gelar Magister Kesehatan Masyarakat membuka peluang pengembangan karier di berbagai bidang kesehatan. Kompetensi yang diperoleh tidak hanya berkaitan dengan ilmu kesehatan masyarakat, tetapi juga mencakup analisis situasi, perencanaan program, kebijakan kesehatan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, serta manajemen pelayanan kesehatan.

Salah satu prospek karier adalah jalur akademik dan riset. Lulusan dapat mengembangkan karier sebagai dosen, peneliti, research officer, hingga pakar kesehatan masyarakat. Kemampuan melakukan penelitian berbasis bukti menjadi modal penting untuk menghasilkan rekomendasi dalam menyelesaikan persoalan kesehatan.

Peluang berikutnya berada pada kebijakan dan manajemen kesehatan. Lulusan dapat berperan sebagai analis kebijakan kesehatan, perencana program, maupun staf ahli. Kemampuan menganalisis permasalahan dan menyusun program kesehatan membuat lulusan memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan.

Di sektor pelayanan kesehatan, prospek juga terbuka luas. Lulusan dapat mengembangkan karier sebagai manajer mutu pelayanan, manajer SDM kesehatan, kepala unit pelayanan, manajer operasional fasilitas kesehatan, manajer risiko dan mutu, hingga konsultan manajemen rumah sakit.

Salah satu pilihan pendidikan yang relevan adalah Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas MH Thamrin Jakarta, yang berdasarkan informasi Ruang Dosen berstatus akreditasi Unggul. Program tersebut menawarkan konsentrasi Promosi Kesehatan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Manajemen Pelayanan Kesehatan, serta Administrasi Rumah Sakit.

Perkuliahan menggunakan metode hybrid, sementara program regular tercantum memiliki 38 SKS dengan masa studi tiga semester. Tersedia pula jalur RPL dengan masa studi yang tercantum dua semester.

Bagi profesional dan ASN yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa meninggalkan pekerjaan, model pembelajaran hybrid menjadi salah satu pertimbangan. Informasi mengenai program pascasarjana Universitas MH Thamrin juga menyebut tersedianya S2 Kesehatan Masyarakat dan S2 Magister Manajemen.

Dengan pilihan karier yang beragam, prospek lulusan Magister Kesehatan Masyarakat cukup luas, terutama bagi mereka yang ingin mengambil peran strategis dalam penelitian, kebijakan, maupun pengelolaan pelayanan kesehatan.

Selasa, 11 Agustus 2026

Prospek Lulusan Magister Manajemen, Peluang Karier Semakin Beragam

Prospek Lulusan Magister Manajemen, Peluang Karier Semakin Beragam

JAKARTA — Pendidikan Magister Manajemen (S2) semakin relevan bagi profesional yang ingin memperkuat kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta pengelolaan organisasi. Bukan hanya berorientasi pada gelar akademik, pendidikan magister dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan tuntutan industri.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah program Magister Manajemen Universitas MH Thamrin Jakarta. Program ini dirancang untuk leader, profesional perusahaan atau instansi, calon wirausahawan, maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan kemampuan soft skill dan hard skill. Pembelajarannya menggunakan pendekatan seperti active learning, business case review, experience learning, dan real case study sehingga mahasiswa dapat mempelajari persoalan yang berkaitan dengan dunia industri. (ruangdosen.asia)

Prospek lulusan Magister Manajemen juga cukup beragam. Lulusan dapat mengembangkan karier sebagai manajer atau pimpinan unit kerja, analis bisnis dan organisasi, konsultan manajemen, manajer sumber daya manusia, perencana strategis, hingga pengelola bidang keuangan dan pemasaran. Kompetensi yang diperoleh juga dapat mendukung pengembangan usaha maupun jalur akademik dan penelitian. (ruangdosen.asia)

Universitas MH Thamrin menyediakan sejumlah konsentrasi yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan karier, di antaranya Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Pasar Modal, Manajemen Strategik Bisnis, Manajemen Pemasaran Strategik, Manajemen SDM Strategik, serta Manajemen Keuangan Strategik. Program kelas reguler memiliki metode pembelajaran hybrid, dengan masa studi yang tercantum sekitar 22–24 bulan. (ruangdosen.asia)

Bagi profesional yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan, program pascasarjana Universitas MH Thamrin juga menawarkan model pembelajaran hybrid yang menggabungkan perkuliahan online dan tatap muka. Program tersebut ditujukan antara lain bagi ASN, tenaga kesehatan, pegawai swasta, pelaku usaha, dan masyarakat umum. (ruangdosen.asia) Informasi mengenai program Magister Manajemen S2 Universitas MH Thamrin Jakarta dapat menjadi referensi bagi calon mahasiswa yang ingin mengetahui program dan pilihan konsentrasinya.

Selain Magister Manajemen, Universitas MH Thamrin juga memiliki program Magister Kesehatan Masyarakat S2 yang berstatus akreditasi Unggul. (ruangdosen.asia) Sementara itu, informasi mengenai kuliah pascasarjana yang fleksibel bagi ASN dan profesional dapat membantu calon mahasiswa mempertimbangkan pilihan studi sesuai kebutuhan pekerjaan dan karier.

Bagi calon mahasiswa yang mempertimbangkan biaya pendidikan, tersedia pula informasi program diskon biaya kuliah Universitas MH Thamrin. Program tersebut mencantumkan potongan biaya hingga 35 persen dan skema cicilan sesuai syarat serta ketentuan yang berlaku. (ruangdosen.asia)

Ingin membuka peluang karier yang lebih luas? Saatnya tingkatkan kompetensi dan kemampuan kepemimpinan melalui Magister Manajemen. Raih pendidikan S2 dan siapkan langkah menuju karier profesional yang semakin beragam!

Senin, 10 Agustus 2026

Pembelajaran Koding dan AI Mulai Diperkuat di Sekolah melalui ImajiNation 2026

Pembelajaran Koding dan AI Mulai Diperkuat di Sekolah melalui ImajiNation 2026

JAKARTA — Pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (AI) di sekolah terus diperkuat seiring perkembangan teknologi yang semakin cepat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama mitra pendidikan meluncurkan ImajiNation 2026, sebuah program yang bertujuan mendukung penerapan pembelajaran koding dan AI di lingkungan pendidikan.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong siswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami cara kerja dan memanfaatkannya secara kreatif. Melalui pembelajaran koding, siswa dapat dilatih untuk berpikir logis, memecahkan masalah, serta mengembangkan berbagai solusi berbasis teknologi.

Sementara itu, pengenalan AI di sekolah diharapkan dapat membantu peserta didik memahami perkembangan teknologi secara lebih kritis dan bertanggung jawab. Pembelajaran AI tidak hanya berkaitan dengan penggunaan berbagai aplikasi, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai cara kerja teknologi, etika penggunaan, keamanan digital, serta dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

ImajiNation 2026 juga menjadi langkah untuk memperkuat kesiapan sekolah dan tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi. Guru memiliki peran penting dalam membimbing siswa agar penggunaan AI dan teknologi digital tidak sekadar untuk menyelesaikan tugas, tetapi

Selasa, 28 Juli 2026

Polemik Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat Tuai Sorotan, Warganet Desak Penjelasan Panitia

Polemik Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat Tuai Sorotan, Warganet Desak Penjelasan Panitia

Polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai tanggapan dari peserta dan masyarakat di media sosial. Perdebatan mencuat terkait jalannya perlombaan yang dinilai menimbulkan pertanyaan mengenai proses penilaian dan pelaksanaan kompetisi.


Sejumlah pihak berharap panitia dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi yang semakin meluas. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan peserta sekaligus memastikan seluruh tahapan perlombaan berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.


Di sisi lain, banyak masyarakat mengapresiasi penyelenggaraan lomba cerdas cermat sebagai ajang meningkatkan wawasan dan semangat berkompetisi bagi para pelajar. Mereka berharap polemik yang terjadi tidak mengurangi nilai positif dari kegiatan tersebut serta dapat menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan di masa mendatang.


Hingga saat ini, perhatian publik masih tertuju pada perkembangan penyelesaian persoalan tersebut. Diharapkan seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi yang baik, mengutamakan fakta, serta mencari solusi yang adil demi menjaga kredibilitas penyelenggaraan lomba dan semangat sportivitas di dunia pendidikan.

Belajar Akuntansi Tak Harus Bikin Pusing, ACC Learning Hadir dengan Cara yang Lebih Praktis

Belajar akuntansi sering dianggap rumit karena identik dengan angka, jurnal, laporan keuangan, hingga perhitungan yang membutuhkan ketelitia...